AMANAH SEBAGAI FONDASI ETIKA KEPATUHAN SYARIAH DALAM EKONOMI ISLAM KONTEMPORER : PERSPEKTIF FILSAFAT EKONOMI ISLAM
Mots-clés :
Amanah, Kepatuhan Syariah, Filsafat Ekonomi Islam, Etika Ekonomi Islam, Maqāṣid al-SharīʿahRésumé
Kajian kepatuhan syariah dalam ekonomi Islam kontemporer selama ini cenderung didominasi oleh pendekatan normatif, legalistik, dan institusional yang menekankan kesesuaian formal terhadap regulasi, fatwa, serta mekanisme pengawasan syariah. Pendekatan tersebut relatif mengabaikan dimensi filosofis yang mendasari perilaku kepatuhan, khususnya nilai amanah sebagai prinsip fundamental dalam filsafat ekonomi Islam. Kesenjangan ini menimbulkan persoalan konseptual, yaitu mengapa praktik ekonomi yang secara formal patuh syariah masih kerap mengalami deviasi etis dan kehilangan orientasi kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran amanah sebagai fondasi etika dan filosofis kepatuhan syariah dalam ekonomi Islam kontemporer melalui perspektif filsafat ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap sumber primer Islam, literatur filsafat ekonomi Islam, serta kajian akademik mutakhir yang membahas amanah, etika ekonomi, dan kepatuhan syariah. Analisis dilakukan secara tematik dan reflektif untuk mengkonstruksi hubungan ontologis, epistemologis, dan aksiologis antara amanah dan kepatuhan syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa amanah tidak hanya berfungsi sebagai nilai moral individual, tetapi sebagai prinsip filosofis yang membentuk cara pandang manusia terhadap kepemilikan, tanggung jawab, dan aktivitas ekonomi. Dalam kerangka tauhid, manusia diposisikan sebagai khalifah dan pemegang titipan Allah, sehingga kepatuhan syariah dipahami sebagai ekspresi internalisasi nilai amanah, bukan sekadar kepatuhan prosedural terhadap aturan formal. Kebaruan penelitian ini terletak pada reposisi amanah sebagai elemen struktural dalam model kepatuhan syariah berbasis filsafat ekonomi Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa kepatuhan syariah yang substantif dan berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui integrasi antara mekanisme formal kepatuhan dan internalisasi amanah sebagai nilai filosofis inti yang berorientasi pada maqāṣid al-sharīʿah dan kemaslahatan.
Références
Abdul Haqi, and Madian Muhammad Muchlis. “Tinjauan Literatur Tentang Etika Bisnis Syariah Berdasarkan Prinsip Amanah Dan Adil.” Kajian Ekonomi Dan Akuntansi Terapan 1, no. 4 (December 5, 2024): 124–34. https://doi.org/10.61132/keat.v1i4.639.
Ali, Nur A, Muhammad W Abdullah, and Raodahtul Jannah. “Aktualisasi Islamic Corporate Governance Pada Audit Kepatuhan Syariah Dalam Mencegah Fraudulent Financial Reporting (Studi Pada Bank Syariah Indonesia KC Makassar).” J. Of. Account., Economics., And. Bus. Education., 2023, 54–60. https://doi.org/10.62794/jaebe.v1i2.92.
Amalia, Euis, and Eltom I O Musa. “Economic Compatibility of Islamic Economy and Pancasila: Implications for the Postgraduate Curriculum.” Ijoel 1, no. 1 (2023): 11–22. https://doi.org/10.23917/ijoel.v1i1.3434.
Amalia, Riska, Lince Bulutoding, and Sumarlin. “Integrasi Konsep Amanah Dalam Shariah Enterprise Theory : Tinjauan Literatur Komprehensif.” Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa 09, no. 01 (2024): 140–48. https://doi.org/10.37366/jespb.v9i01.1151.
Amin, N S M, N Ramli, and M Zawawi. “Shariah-Compliant Medical Tourism: An Evaluation Of The Legal Impediments Of Its Implementation In Malaysia.” IIUM Law Journal 32, no. 1 (2024): 65–102. https://doi.org/10.31436/iiumlj.v32i1.842.
Asutay, Mehmet. “Islamic Moral Economy: Bringing Back Substantive Morality to Humanise Islamic Finance.” Global Policy 16, no. S1 (January 11, 2025): 7–11. https://doi.org/10.1111/1758-5899.13487.
Herijanto, Hendy. “Al Amanah in Al Qur’an vs Trust: A Comparative Study.” International Journal of Ethics and Systems 38, no. 4 (2022): 549–75. https://doi.org/10.1108/ijoes-03-2021-0064.
Huda, N, A N Gani, N Rini, T D Rizky, and L Ichsan. “Identifying Stakeholders’ Perspectives on the Success Factors of Halal Tourism in the City of Makassar: A Group Model Building Approach.” International Journal of Tourism Cities 8, no. 4 (2022): 883–96. https://doi.org/10.1108/IJTC-06-2021-0101.
John W. Creswell. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE, 2014.
Juhro, Solikin M., Ferry Syarifuddin, and Ali Sakti. “Philosophical Foundation and Underlying Principles of Islamic Finance.” In Inclusive Welfare, 83–105. Singapore: Springer Nature Singapore, 2025. https://doi.org/10.1007/978-981-96-0051-9_3.
Makassar, Universitas Negeri. “Islamic Ethical Values in Islamic Bank Management : A Literature Analysis of the Concepts of Trust and Justice” 5, no. 1 (2025): 1247–54.
Melati Julia Roikhani. “Landasan Filosofi Ekonomi Islam.” Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah 5, no. 2 (December 30, 2022): 192–97. https://doi.org/10.25299/syarikat.2022.vol5(2).9698.
Mulyana, Iwan, Abdul Hamid, and Enceng Iip Syaripudin. “Tantangan Dan Peluang Penggunaan Fintech Dalam Perbankan Syariah.” Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (JHESY) 2, no. 2 (January 4, 2024): 60–69. https://doi.org/10.37968/jhesy.v2i2.639.
Özdemir, Öznur, and Mehmet Asutay. “Higher Objectives of Islamic Law ( Maqāṣid Al‐Sharīʿa ) in Substantiating Justice in Land Tax.” The Muslim World, October 30, 2025. https://doi.org/10.1111/muwo.70017.
Prof. Dr. Lexy J. Moleong, M.A. Metodologi Penelitian Kualitatif. Revisi. Indonesia: Rosda, 2019.
Raimi, L. “Development of Shari’ah Framework for Halal Policy and Standards for Integrating Blue Economy for Halal Industry Sustainability,” 151–70. Springer Nature, 2025. https://doi.org/10.1007/978-981-96-1729-6_9.
Sholihin, Muhammad, Ramsah Ali, and Deri Wanto. “Shariah Compliance in Islamic Economics: A Bibliometric Analysis.” Malaysian Journal of Economic Studies 58, no. 2 (December 5, 2021): 315–37. https://doi.org/10.22452/MJES.vol58no2.7.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2020.
“Tafsir Ibnu Katsir 2.3,” n.d.
Wiharja, Jana, Rizqi Ramdani, and Ridla Mutiah. “Konsep Ekonomi Islam Dalam Pembangunan Sumberdaya Insani Terhadap Ekonomi Bangsa.” Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (Jesi) 2, no. 1 (2023): 10–23. https://doi.org/10.57171/jesi.v2i1.62.



