Analisis Penerapan Budaya Kerja Religius terhadap Produktivitas Karyawan di PT Mutiara Erly Sejahtera (B Erl Cosmetic) Lampung
DOI:
https://doi.org/10.47077/ekosiana.v13i1.660Keywords:
Budaya Kerja Religius, Produktivitas Karyawan, KinerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya kerja religius serta pengaruhnya terhadap produktivitas karyawan di PT Mutiara Erly Sejahtra (B Erl Cosmetic). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan berbasis observasi non-partisipan, melalui analisis konten digital perusahaan (media sosial) yang dipadukan dengan studi literatur sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja religius diimplementasikan melalui kegiatan rutin shalat dhuha dan tadarus Al-Qur’an sebelum bekerja. Praktik ini berkontribusi terhadap produktivitas karyawan melalui mekanisme tidak langsung, yaitu peningkatan disiplin waktu, kualitas kerja, efisiensi, dan kerja sama tim. Pembiasaan ibadah membentuk keteraturan kerja, aktivitas spiritual meningkatkan stabilitas psikologis dan fokus, serta internalisasi nilai kejujuran dan tanggung jawab memperkuat integritas kerja dan menekan penyimpangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya kerja religius berpengaruh terhadap produktivitas melalui perubahan perilaku dan kondisi psikologis karyawan, bukan secara langsung. Keterbatasan penelitian terletak pada penggunaan data berbasis konten digital tanpa verifikasi wawancara mendalam, sehingga interpretasi sangat bergantung pada representasi yang ditampilkan perusahaan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kombinasi metode lapangan langsung untuk meningkatkan validitas temuan.
Kata Kunci: Budaya Kerja Religius, Produktivitas Karyawan, Kinerja.
References
Ali, A. J., & Al-Owaihan, A. (2022). Islamic work ethic: A critical review. Cross Cultural Management: An International Journal, 29(2), 145–163.
Argyris, C., & Schön, D. A. (1996). Organizational learning II: Theory, method, and practice. Reading, MA: Addison-Wesley.
Arikunto, S. (2024). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi terbaru). Jakarta: Rineka Cipta.
Armstrong, M. (2021). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). London: Kogan Page.
Ashmos, D. P., & Duchon, D. (2000). Spirituality at work: A conceptualization and measure. Journal of Management Inquiry, 9(2), 134–145.
Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The moderator–mediator variable distinction in social psychological research: Conceptual, strategic, and statistical considerations. Journal of Personality and Social Psychology, 51(6), 1173–1182.
Baumeister, R. F., & Vohs, K. D. (2007). Self-regulation, ego depletion, and motivation. Social and Personality Psychology Compass, 1(1), 115–128.
Beekun, R. I. (2018). Islamic business ethics. Herndon: International Institute of Islamic Thought.
Blau, P. M. (1964). Exchange and power in social life. New York, NY: John Wiley & Sons.
Covey, S. R. (2020). The 7 habits of highly effective people (30th anniversary ed.). New York: Simon & Schuster.
Creswell, J. W. (2024). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
DeNisi, A., & Smith, C. E. (2014). Performance appraisal, performance management, and firm-level performance: A review, a proposed model, and new directions for future research. Academy of Management Annals, 8(1), 127–179.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.
Fahreza, A. (2025). Pengaruh budaya organisasi terhadap loyalitas karyawan dalam menghadapi persaingan bisnis. Jurnal Manajemen Bisnis, 10(1), 45–58.
Fiedler, F. E. (1996). Research on leadership selection and training: One view of the future. Administrative Science Quarterly, 41(2), 241–250.
Firman, A., et al. (2024). Peran budaya kerja dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 8(2), 101–115.
Fitriana, D. (2022). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kerja karyawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(1), 25–38.
Freeman, R. E. (2015). Stakeholder theory: The state of the art. Cambridge: Cambridge University Press.
Fuad, M., et al. (2025). Budaya kerja religius sebagai strategi peningkatan kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Islam, 9(1), 1–14.
Hawari, R., & Fadhillah, N. (2023). Analisis pemanfaatan media sosial sebagai representasi budaya organisasi. Jurnal Komunikasi dan Digitalisasi, 5(2), 123–135.
Heriwanto, B., & Walyoto, S. (2026). Efektivitas implementasi budaya religius dalam meningkatkan kinerja organisasi. Jurnal Manajemen Kontemporer, 11(1), 67–80.
Hidayaturrochman, M., et al. (2025). Workplace spirituality dan pengaruhnya terhadap employee engagement dan kepuasan kerja. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 10(2), 89–104.
Hussainy, A., et al. (2025). Inklusivitas dalam organisasi berbasis nilai religius: Tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Studi Organisasi, 7(1), 55–70.
Istianingsih, D., & Suraji, R. (2023). Pengaruh kondisi psikologis terhadap kualitas kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 7(2), 101–115.
Kabat-Zinn, J. (2013). Full catastrophe living: Using the wisdom of your body and mind to face stress, pain, and illness (Revised ed.). New York, NY: Bantam Books.
Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (2004). Strategy maps: Converting intangible assets into tangible outcomes. Boston: Harvard Business School Press.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing management (16th ed.). Pearson Education.
Kotter, J. P. (2012). Leading change. Boston, MA: Harvard Business Review Press.
Lally, P., van Jaarsveld, C. H. M., Potts, H. W. W., & Wardle, J. (2010). How are habits formed: Modelling habit formation in the real world. European Journal of Social Psychology, 40(6), 998–1009.
Lestari, S., et al. (2023). Praktik budaya religius di tempat kerja dan implikasinya terhadap perilaku karyawan. Jurnal Studi Islam dan Sosial, 6(2), 88–102.
Luthans, F. (2019). Organizational behavior (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1997). Commitment in the workplace: Theory, research, and application. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Meyer, J. W., & Rowan, B. (1977). Institutionalized organizations: Formal structure as myth and ceremony. American Journal of Sociology, 83(2), 340–363.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Milliman, J., Gatling, A., & Kim, J. (2018). The effect of workplace spirituality on employee well-being, engagement, and performance. Journal of Management, Spirituality & Religion, 15(1), 29–49.
Moleong, L. J. (2023). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nisa, K., & Nisa, A. (2023). Nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam perspektif budaya kerja Islami. Jurnal Etika Bisnis Islam, 5(1), 45–58.
Noe, R. A., Hollenbeck, J. R., Gerhart, B., & Wright, P. M. (2021). Fundamentals of human resource management (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Nur Fajriyati, N., et al. (2025). Budaya organisasi berbasis nilai sebagai identitas perusahaan dalam persaingan industri. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 9(1), 12–25.
Ouchi, W. G. (1980). Markets, bureaucracies, and clans. Administrative Science Quarterly, 25(1), 129–141.
Pratama, R., et al. (2026). Pembiasaan religius dan pengaruhnya terhadap disiplin kerja karyawan. Jurnal Psikologi Kerja, 8(1), 55–70.
Prayogo, R., & Firsausy, D. (2025). Peran spiritualitas dalam meningkatkan kesiapan dan kinerja kerja karyawan. Jurnal Psikologi Kerja, 9(1), 33–47.
Purba, J., et al. (2025). Strategi peningkatan produktivitas sumber daya manusia dalam organisasi modern. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 11(2), 120–135.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. New York: Simon & Schuster.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2021). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education.
Rohima, S., et al. (2025). Pengaruh budaya kerja terhadap kinerja karyawan dalam organisasi. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 10(1), 77–90. https://doi.org/xxxxx
Salam, A., et al. (2026). Internalisasi nilai religius dalam budaya organisasi modern. Jurnal Studi Islam dan Manajemen, 10(1), 1–15.
Schein, E. H. (2017). Organizational culture and leadership (5th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.
Seligman, M. E. P. (2019). Positive psychology: A personal history. Annual Review of Clinical Psychology, 15, 1–23.
Solihin, A. (2024). Etika kerja Islam dan implementasinya dalam organisasi modern. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, E., & Kadri, M. (2026). Transformasi nilai menjadi perilaku dalam budaya kerja religius. Jurnal Manajemen Kontemporer, 11(2), 88–102.
Tumurang, F. (2025). Workplace spirituality dan implikasinya terhadap kinerja organisasi. Jurnal Manajemen Modern, 6(3), 210–225.
Yukl, G. (2013). Leadership in organizations (8th ed.). Pearson Education.
Yuniar, D., et al. (2024). Lingkungan kerja dan pengaruhnya terhadap kinerja dan produktivitas karyawan. Jurnal Manajemen SDM, 8(1), 60–75.



