Peran Manajemen Pendidikan Islam Dalam Menanggulangi Ekstremisme Dan Radikalisme
DOI:
https://doi.org/10.47077/edusiana.v10i2.435Abstract
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil tentang upaya yang harus dilakukan oleh institusi pendidikan islam dalam mencegah ekstremisme dan radikalisme, tantangan dan hambatan yang mempengaruhi keberhasilan pencegahan ekstremisme dan peran yang harus dilakukan negara dalam mendukung pendidikan islam yang toleran dan moderat anti-ekstremisme. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan(library research). Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, makalah seminar, dan publikasi lain yang terkait dengan topik penelitian baik offline maupun online. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan model kualitatif interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dapat dilakukan oleh institusi pendidikan islam dalam upaya mencegah ekstremisme dan radikalisme antara lain dengan pendidikan tentang ajaran islam yang moderat, memperkuat identitas islami yang positif, meningkatkan pemahaman tentang pluralisme dan toleransi, menyampaikan bahaya ekstremisme dan radikalisme, melibatkan orang tua dan keluarga, menerapkan pengawasan terhadap materi dan kegiatan, menggalakkan kegiatan sosial dan keagamaan yang positif, pelatihan bagi guru dan karyawan, kolaborasi dengan lembaga terkait dan mendorong partisipasi siswa dalam masyarakat. Tantangan dan hambatan yang mempengaruhi keberhasilan pencegahan ekstremisme antara lain adanya resistensi dari kelompok ekstrem, kurangnya sumber daya dan dukungan finansial, kesulitan dalam mengukur efektivitas, isu sensitif dalam penyampaian materi, keterbatasan pendidikan guru dan pengajar, dampak lingkungan sosial, tantangan dalam melibatkan orang tua dan komunitas dan perubahan pandangan dan sikap yang lambat. Peran yang harus dilakukan negara dalam mendukung pendidikan islam yang toleran dan moderat anti-ekstremisme antara lain dengan membuat kebijakan pendidikan yang inklusif, memberikan pelatihan bagi guru dan pengajar, memastikan ketersediaan sumber belajar yang berkualitas, membangun kerjasama dengan lembaga pendidikan islam, melibatkan keluarga dan komunitas, mendorong dialog antaragama, memperkuat lembaga pendidikan agama resmi, menyediakan dukungan finansial dan fasilitas, serta membentuk komisi dan badan terkait.
Kata Kunci: Manajemen Pendidikan Islam, Menanggulangi, Ekstremisme, Radikalisme
References
———. “Penggunaan Model ICARE Dengan Media Make and Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pelajaran PAI.” Jurnal Pusaka 13, no. 01 (2023): 96–108.
Aminah, siti. “peran pemerintah menanggulangi radikalisme dan terorisme di indonesia.” Inovasi pembangunan: jurnal kelitbangan 4, no. 01 (2016): 83–101.
Cahyaningrum, dwi retno, dan dinie ratri desiningrum. “jiwa-jiwa tenang bertabir iman: studi fenomenologi pada mahasiswi bercadar di universitas negeri umum kota yogyakarta.” Jurnal empati 6, no. 3 (5 maret 2018): 278–96. Https://doi.org/10.14710/empati.2017.19757.
Fadli, adi. “transformasi digital dan moderasi beragama: memperkuat ummatan wasathan di indonesia.” Schemata: jurnal pasca sarjana iain mataram 12, no. 1 (2023): 1–14.
Futaqi, s. “konstruksi moderasi islam (wasathiyyah) dalam kurikulum pendidikan islam.” … of annual conference for muslim scholars, no. Query date: 2022-11-10 20:29:28 (2018). Http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/download/155/155.
Hamdi, saibatul, munawarah munawarah, dan hamidah hamidah. “revitalisasi syiar moderasi beragama di media sosial: gaungkan konten moderasi untuk membangun harmonisasi.” Intizar 27, no. 1 (1 juli 2021): 1–15. Https://doi.org/10.19109/intizar.v27i1.8191.
Harahap, suheri, dan zulkarnaen zulkarnaen. Deradikalisasi gerakan teroris di sumatera utara: studi terhadap sistem pembinaaan mantan teroris di pesantren al-hidayah kecamatan sunggal deli serdang. Medan: manhaji, 2018. Http://repository.uinsu.ac.id/5160/.
Harto, kasinyo. “model pengembangan pendidikan agama islam berbasis multikultural.” Al-tahrir: jurnal pemikiran islam 14, no. 2 (1 november 2014): 407–26. Https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v14i2.122.
Hasan, mustaqim. “prinsip moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa.” Jurnal mubtadiin 7, no. 02 (16 september 2021): 110–23.
Hasyim, Muhammad. “Komparasi Konsep Kafaah Dalam Perspektif Imam Maliki Dan Imam Syafii.” Jurnal Pusaka 12, no. 2 (2022): 35–48.
Husni, Muhamad, Muhammad Hasyim, and Fatkhul Wahab. “Fenomena Publikasi Karya Tulis Ulama Nusantara Indonesia (Studi Multiperspektif Karya Tulis Di Indonesia).” Jurnal Elkatarie: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial 2, no. 1 (2019): 216–238.
Inayatillah, inayatillah. “moderasi beragama di kalangan milenial peluang, tantangan, kompleksitas dan tawaran solusi.” Tazkir: jurnal penelitian ilmu-ilmu sosial dan keislaman 7, no. 1 (2021): 123–42.
Jadidah, Amatul, and Muhammad Hasyim. “IMPLEMENTASI E LEARNING PADA PELAJARAN PAI DALAM PEMBENTUKAN EQ PESERTA DIDIK.” Jurnal Studi Pesantren 2, no. 2 (2022): 59–76.
Jannah, septa miftakul. “nilai-nilai moderasi beragama dalam buku ajar mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti smk kelas xi kurikulum 2013.” Diploma, iain ponorogo, 2021. Http://etheses.iainponorogo.ac.id/14247/.
Kardina, nina, m. Defriansyah angga putra, hendra harmi, dan dina hajja ristianti. “pengalaman multikultural dan kecerdasan kultural (membangun kesadaran multikultural siswa di sekolah berbasis agama).” Nusantara : jurnal ilmu pengetahuan sosial 10, no. 5 (28 juli 2023): 2604–10. Https://doi.org/10.31604/jips.v10i5.2023.2604-2610.
Mubarok, gilang ardela, dan eneng muslihah. “peran guru pendidikan agama islam membentuk sikap keberagaman dan moderasi beragama.” Geneologi pai: jurnal pendidikan agama islam 9, no. 1 (12 juli 2022): 115–30. Https://doi.org/10.32678/geneologipai.v9i1.6616.
Munadlir, agus. “strategi sekolah dalam pendidikan multikultural.” Jurnal pendidikan sekolah dasar ahmad dahlan 2, no. 2 (agustus 2016): 114–30. Https://doi.org/10.12928/jpsd.v3i1.6030.
Mustafida, fita. Pendidikan islam multikultural. Jakarta: pt. Rajagrafindo persada, 2021.
Nurhakiky, sri mulya, dan muhammad naelul mubarok. “pendidikan agama islam penangkal radikalisme.” Iq (ilmu al-qur’an): jurnal pendidikan islam 2, no. 01 (2019): 101–16. Https://doi.org/10.37542/iq.v2i01.27.
Ridwan, wachid. “policing terrorism: pendekatan pencegahan ekstremisme agama dan terorisme.” Independen: jurnal politik indonesia dan global 2, no. 1 (11 april 2021): 41–50. Https://doi.org/10.24853/independen.2.1.41-50.
Rozi, f. Pengembangan kurikulum pendidikan agama islam anti radikalisme kekerasan di sma nurul hikmah blumbungan pamekasan. Query date: 2022-10-02 14:39:45. Opacperpus.iainmadura.ac.id, 2018. Http://opacperpus.iainmadura.ac.id/index.php?p=show_detail&id=16614&keywords=.
Siswanto, dwi joko, frangky silitonga, dan shine pintor siolemba patiro. “konsep pencegahan paham radikal dan aksi teror di era revolusi industri 4.0: tinjauan teori kognisi sosial.” Jurnal mahatvavirya 9, no. 2 (20 september 2022): 29–45.
Subhan, arief. Lembaga pendidikan islam indonesia: abad ke-20. Yogyakarta: kencana, 2012.
Turmudi, endang, dan m. Riza sihbudi. Islam dan radikalisme di indonesia. Jakarta: yayasan obor indonesia, 2005.
Umar, mardan. “pembinaan kedamaian hidup beragama melalui optimalisasi pendidikan agama.” Jurnal ilmiah iqra’ 10, no. 1 (26 februari 2018). Https://doi.org/10.30984/jii.v10i1.588.
Wahid, Annisa, and Muhammad Hasyim. “MEMBANGUN KECAKAPAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0.” ILJ: Islamic Learning Journal 1, no. 4 (2023): 1068–1086.
Wibisono, m. Yusuf. “agama, kekerasan dan pluralisme dalam islam.” Kalam 9, no. 2 (desember 2015): 187–214.
Yakin, ayang utriza. Islam moderat dan isu-isu kontemporer : demokrasi, pluralisme, kebebasan beragama, non- muslim, poligami dan jihad. Jakarta: kencana, 2016.
Zainuddin, Zainuddin, and Muhammad Hasyim. “Implementation of the Learning Method of Playing, Story, Singing (BCM) in Learning Islamic Religious Education.” EDUCATIO: Journal of Education 7, no. 2 (2022): 72–78.
Zamzamy, ahmad. “menyoal radikalisme di media digital.” Dakwatuna: jurnal dakwah dan komunikasi islam 5, no. 1 (2019): 13–29.
Zuhdi, muhammad harfin. “radikalisme agama dan upaya deradikalisasi pemahaman keagamaan.” Akademika: jurnal pemikiran islam 22, no. 1 (2017): 199–224.




